Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 1. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Agustus 2017

Pengertian dan Grafik GLBB


Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari - Hallo sahabat Blog Mas Danis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Fisika,Artikel IPA, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari
link : Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Baca juga


Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini adalah pembahasan tenang Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) yang meliputi pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan, rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan,  grafik gerak lurus berubah beraturan, contoh gerak lurus berubah beraturan dalam kehidupan sehari hari, contoh glbb dalam kehidupan sehari hari, contoh Gerak Lurus Berubah Beraturan, contoh soal Gerak Lurus Berubah Beraturan, gerak melingkar berubah beraturan, rumus glbb diperlambat, rumus glbb dipercepat.

Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Setelah kamu memahami definisi percepatan, tahukah kamu apakah gerak lurus berubah beraturan itu? Perhatikan Sebuah bola yang dijatuhkan dari suatu ketinggian.

Kamu dapat mengamati bahwa jarak antara dua kedudukan bola yang berdekatan bertambah secara tetap. Hal ini berarti bola yang dijatuhkan mengalami perubahan kecepatan yang sama setiap sekonnya.

Dari contoh tersebut, kamu dapat mendefinisikan gerak lurus berubah beraturan.
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasan lurus dan mengalami perubahan kecepatan yang sama setiap sekonnya atau mengalami percepatan yang sama.
Gerak lurus suatu benda yang perubahan kecepatannya selalu bertambah disebut gerak lurus dipercepat.Sedangkan gerak suatu benda yang perubahan kecepatannya selalu berkurang disebut gerak lurus diperlambat.

Contoh Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dalam Kehidupan Sehari-hari

Tahukah kamu contoh aplikasi gerak lurus berubah beraturan dalam kehidupan sehari-hari? Berikut ini adalah beberapa contoh gerak lurus berubah beraturan yang sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Mobil yang bergerak dipercepat dengan menekan pedal gas atau mobil yang bergerak diperlambat dengan menekan pedal rem.
  2. Gerak benda yang dijatuhkan. Misalnya, buah mangga yang jatuh dari tangkainya.
  3. Gerak batu yang dilempar ke atas sehingga kecepatan batu berkurang secara bertahap.

Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Tahukah kamu bagaimana bentuk grafik kecepatan terhadap waktu untuk gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan? Perhatikan Gambar di baawah ini!
Grafik kecepatan terhadap waktu untuk: a. gerak lurus beraturan b. gerak lurus berubah beraturan dipercepat c. gerak lurus berubah beraturan diperlambat
Gambar: Grafik kecepatan terhadap waktu untuk: 
a. gerak lurus beraturan 
b. gerak lurus berubah beraturan dipercepat 
c. gerak lurus berubah beraturan diperlambat
Benda yang bergerak lurus beraturan selalu memiliki kecepatan tetap sehingga grafik v–t untuk gerak lurus beraturan adalah mendatar, seperti yang ditunjukkan Gambar (a).

Untuk benda yang bergerak lurus berubah beraturan selalu memiliki percepatan tetap. Jika percepatan searah dengan kecepatan, kecepatan benda akan bertambah secara tetap sehingga bentuk grafik v–t pada gerak lurus berubah beraturan dipercepat miring ke atas, seperti ditunjukkan pada Gambar (b). Semakin miring garisnya, semakin besar percepatan benda tersebut.

Jika percepatan berlawanan arah dengan kecepatan, kecepatan benda akan berkurang secara tetap sehingga bentuk grafik v–t pada gerak lurus berubah beraturan diperlambat miring ke bawah, seperti ditunjukkan pada Gambar (c). Semakin miring garisnya, semakin besar perlambatan benda tersebut.



Demikianlah Artikel Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Sekianlah artikel Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pengertian dan Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) beserta Contoh GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari dengan alamat link http://chordgitar251.blogspot.co.id/2016/10/pengertian-dan-grafik-gerak-lurus.html

Kamis, 10 Agustus 2017

Mind Map IPA

Mind Map IPA

Gerak pada hewan dan tumbuhan 
Anggota Kelompok 6 : 

1. Agneta Helga Kalista   (01)
2. Aldino Rio Ronaldo      (06)
3. Lu'lu'atul khalifiyah     (13)
4. Muh. Dzaky FS             (15)

      MIND MAP GERAK PADA MAKHLUK HIDUP

Hukum Newton 3

Hukum Newton 3

Bunyi: “Ketika suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, benda kedua tersebut memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap benda pertama.”
Contoh penerapannya adalah saat kamu memukul meja (artinya memberikan gaya kepada meja), maka meja tersebut akan memberikan gaya kembali kepada tangan kamu dengan besar yang sama dan berlawanan arah dengan arah gaya yang kamu berikan. Oleh karena itu, semakin besar kamu memukul meja, maka tangan kamu akan semakin sakit karena meja melakukan gaya yang juga semakin besar ke tangan kamu. Perhatikan gambar dibawah.
hukum aksi reaksi
[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
Hukum Newton III dinotasikan dengan rumus:
F_1 = - F_2
F_{aksi} = - F_{reaksi}
Dimana:

Hukum Newton 2

Hukum Newton 2

Bunyi: “Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya”.
Berdasarkan Hukum Newton II, kamu dapat memahami bahwa suatu benda akan bertambah kelajuannya jika diberikan gaya total yang arahnya sama dengan arah gerak benda. Akan tetapi, jika arah gaya total yang diberikan pada benda tersebut berlawanan dengan arah gerak benda maka gaya tersebut akan memperkecil laju benda atau bahkan menghentikannya.
Karena perubahan kelajuan atau kecepatan merupakan percepatan. Maka dapat disimpulkan bahwa gaya total yang diberikan pada benda dapat menyebabkan percepatan. Contoh penerapan hukum Newton II dapat kamu amati apabila kamu menendang sebuah bola (artinya kamu memberikan gaya kepada bola), maka bola tersebut akan bergerak dengan percepatan tertentu.
Hukum Newton II dinotasikan dengan rumus:
\Sigma F = m \cdot a
Dimana:
\Sigma F = gaya total yang bekerja pada benda (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan benda (m/s2)

Hukum Newton I

 Hukum Newton I

Pada zaman dahulu, orang percaya bahwa alam ini bergerak dengan sendirinya. Tidak ada sesuatu pun yang menggerakkannya. Mereka menyebutnya dengan gerak alami. Di lain sisi, untuk benda yang jelas-jelas digerakkan, mereka menamakan gerak paksa. Teori yang dipelopori oleh Aristoteles ini terbukti salah saat Galileo dan Newton mengemukakan pendapat mereka.

Galileo mematahkan teori Aristoteles dengan sebuah percobaan sederhana. Ia membuat sebuah lintasan lengkung licin yang digunakan untuk menggelindingkan sebuah bola. Satu sisi dari lintasan tersebut diubah-ubah kemiringannya. Setelah mengamati, Galileo menyatakan “ Jika gaya gesek pada benda tersebut ditiadakan, maka benda tersebut akan terus bergerak tanpa memerlukan gaya lagi”.

Teori Galileo dikembangkan oleh Isaac Newton. Hukum Newton I mengatakan bahwa
“Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap”.

Berdasarkan hukum I Newton, dapatlah Anda pahami bahwa suatu benda cenderung mempertahankan keadaannya. Benda yang mula-mula diam akan mempertahankan keadaan diamnya, dan benda yang mulamula bergerak akan mempertahankan geraknya. Oleh karena itu, hukum I Newton juga sering disebut sebagai hukum kelembaman atau hukum inersia.

Ukuran kuantitas kelembaman suatu benda adalah massa. Setiap benda memiliki tingkat kelembaman yang berbeda-beda. Makin besar massa suatu benda, makin besar kelembamannya. Saat mengendarai sepeda motor Anda bisa langsung memperoleh kelajuan besar dalam waktu singkat. Namun, saat Anda naik kereta, tentu memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai kelajuan yang besar. Hal itu terjadi karena kereta api memiliki massa yang jauh lebih besar daripada massa sepeda motor.

Setiap hari Anda mengalami hukum I Newton. Misalnya, saat kendaraan yang Anda naiki direm secara mendadak, maka Anda akan terdorong ke depan dan saat kendaraan yang Anda naiki tiba-tiba bergerak, maka Anda akan terdorong ke belakang.

Observasi Gerak Tumbuhan dan Hewan di Lingkungan Sekolah

Observasi Gerak Tumbuhan dan Hewan di Lingkungan Sekolah


Kelompok 6 : 
1. Agneta Helga Kalista   (01)
2. Aldino Rio Ronaldo      (06)
3. Lu'lu'atul Khalifiyah     (13)
4. Muh. Dzaky Fidel S      (15) 

Tumbuhan :
1. Tumbuhan Palem 
    Jenis Gerak : Geotropisme + (pada batang yang tumbuh ke atas)
                         Geotropisme - (pada akar yang tumbuh menuju pusat bumi) 
    Tempat : Depan ruang lab IPA  

2. Tumbuhan Bambu China 
    Jenis Gerak : Geotropisme + (pada batang yang tumbuh ke atas)
                         Geotropisme - (pada akar yang tumbuh menuju pusat bumi) 
    Tempat : Depan Ruang UKS  


3. Tumbuhan A
    Jenis Gerak : Tigmotropisme  
     Tempat : belakang kelas IX 


4. Tumbuhan Bayam 
    Jenis Gerak : Hidrotropisme
    Tempat : belakang kelas IX  



5. Tumbuhan Rumput Liar 1
    Jenis Gerak : Geotropisme
    Tempat : lapagan kasatrian 


6. Tumbuhan Putri Malu
    Jenis Gerak : Seismonasti
    Tempat : Lapangan kasatrian 




7. Tumbuhan Rumput Liar 2
    Jenis Gerak  : Geotropisme
    Tempat : Lapangan Kasatrian  


8. Tumbuhan Kolonjono
    Jenis Gerak : Geotropisme 
    Tempat : Lapangan Tropisme 


9. Pucuk Merah 
    Jeneis Gerak : fototropisme 
    Tempat : Lingkungan SMP N 1 Wonosari 

10. Lidah Buaya 
     Jenis Gerak : Hidrotropisme  
     Tempat : Lingkungan SMP N 1 Wonosari 

11. Tumbuhan A 
      Jenis Gerak : Geotropisme  
      Tempat : Depan ruang UKS 



12. Tumbuhan Mangga 
      Jenis Gerak : Geotropisme 
      Tempat : Belakang kelas IX 


Hewan : 
1. Semut 
    Jenis gerak : Gerak pada hewan darat menggunakan kaki.
    Tempat : Depan Ruang Lab IPA  


2. Burung Lovebird 
   Jenis gerak : gerak hewan di udara mengguakan sayap (terbang).
   Tempat : Lingkungan SMP N 1 Wonosari  

Senin, 31 Juli 2017

Mind Map Gerak Pada Hewan dan Tumbuhan

Kelompok 6:
         1.Agneta helga(1)
         2.Aldino rio(5)
         3.Lu'luatul khalifiyah(13)
         4.Muhammad dzaky(15)

Senin, 24 Juli 2017

Gerak Lurus Beraturan

Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB) – Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah/ Gerak Lurus Beraturan (GLB) yaitu/ Gerak Lurus Beraturan (GLB) merupakan/ yang dimaksud Gerak Lurus Beraturan (GLB)/ arti Gerak Lurus Beraturan (GLB)/ definisi Gerak Lurus Beraturan (GLB).

Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah sebagai gerak suatu beda dengan kecepatan tetap. Kecepatan tetap artinya baik besar maupun arahnya tetap. Misaalnya, sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap 80 km/ jam. Artinya, mobil itu dapat menempuh jarak 80 km dalam waktu 1 jam. Jika jarum speedometer di mobil itu tetap menunjukkan 80 km/ jam, berarti mobil itu bergerak dengan kecepatan konstan, karena kecepatan benda tetap, maka kata kecepatan bisa diiganti dengan kelajuan.
Besar kecepatan pada GLB ditentukan dengan persamaan berikut:
Keterangan:
v= kelajuan rata-rata (m/s)
s= jarak tempuh total (m)
t= selang waktu (s)
Demikian informasi tentang Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB) semoga dapat dipahami.

Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB) – Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah/ Gerak Lurus Beraturan (GLB) yaitu/ Gerak Lurus Beraturan (GLB) merupakan/ yang dimaksud Gerak Lurus Beraturan (GLB)/ arti Gerak Lurus Beraturan (GLB)/ definisi Gerak Lurus Beraturan (GLB).

Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah sebagai gerak suatu beda dengan kecepatan tetap. Kecepatan tetap artinya baik besar maupun arahnya tetap. Misaalnya, sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap 80 km/ jam. Artinya, mobil itu dapat menempuh jarak 80 km dalam waktu 1 jam. Jika jarum speedometer di mobil itu tetap menunjukkan 80 km/ jam, berarti mobil itu bergerak dengan kecepatan konstan, karena kecepatan benda tetap, maka kata kecepatan bisa diiganti dengan kelajuan.
Besar kecepatan pada GLB ditentukan dengan persamaan berikut:
Keterangan:
v= kelajuan rata-rata (m/s)
s= jarak tempuh total (m)
t= selang waktu (s)
Demikian informasi tentang Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB) semoga dapat dipahami.



Pengertian dan Contoh Gerak Lurus

Pengertian Gerak Lurus dan Contoh Gerak Lurus serta Macam-macam Gerak Lurus (Gerak Lurus Beraturan/GLB dan Gerak Lurus Berubah Beraturan/GLBB)



Berikut ini adalah pembahasan tentang gerak lurus yang meliputi pengertian gerak lurus, contoh gerak lurus, macam macam gerak lurus, gerak lurus beraturan, gerak lurus berubah beraturan, contoh gerak lurus beraturan, pengertian gerak lurus beraturan, pengertian gerak lurus berubah beraturan, contoh gerak lurus berubah beraturan, contoh gerak lurus beraturan dalam kehidupan sehari hari.

Pengertian Gerak Lurus

Ketika menonton balap mobil atau motor di televisi, tentunya kamu mendengar kata "lintasan".
Lintasan adalah titik-titik (jalan) yang dilalui suatu benda ketika bergerak atau arah perpindahan yang menghubungkan dua titik. Lintasan merupakan besaran vektor karena memiliki nilai dan arah.
Gerak lurus adalah gerak suatu benda melalui lintasan yang berupa garis lurus. 
Contohnya:
  1. Sebuah pensil jatuh dari meja hingga menyentuh tanah. Lintasannya berupa garis lurus vertikal.
  2. Kereta api yang melintasi rel lurus. Lintasan gerak ini berupa garis lurus horisontal.

Contoh Gerak Lurus
Gambar: Contoh Gerak Lurus

Macam-macam Gerak Lurus

Berdasarkan kecepatannya, gerak lurus dibagi menjadi gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

1. Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang kecepatannya tetap. Artinya, dalam beberapa selang waktu yang sama, perpindahan benda juga sama. 
Gerak ini biasanya terjadi pada benda yang melalui lintasan lurus yang datar (horisontal). Pada gerak lurus beraturan berlaku persamaan kecepatan tetap.

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu benda yang mempunyai kecepatan awal dan perubahan kecepatan (percepatan) yang tetap. 
Artinya, meskipun benda bergerak dengan kecepatan yang berubah-ubah, tetapi besar perubahan kecepatannya itu sama untuk perubahan posisi yang jauhnya sama pula.

Misalkan, 2 km pertama kecepatan benda adalah 20 m/s, 2 km berikutnya adalah 30 m/s, 2 km ketiga kecepatannya menjadi 40 m/s, begitu seterusnya.

Coba ingat-ingat gerak kita ketika sedang menaiki atau menuruni tangga atau jalan yang miring. Saat kita menaiki tangga atau bergerak menanjaki lintasan miring, kita akan merasakan langkah kita makin berat.

Sebaliknya, saat kita menuruni tangga atau suatu lintasan miring, langkah kita makin mudah dan cepat. Saat kita menaiki tangga kita telah melakukan gerakkan yang diperlambat, gerakan seperti ini disebut gerak berubah beraturan diperlambat. Dan saat turun, gerakkan kita dipercepat. Gerak ini merupakan contoh gerak berubah beraturan dipercepat.
Jadi, gerak pada suatu benda dengan kecepatan yang bertambah tinggi dinamakan GLBB dipercepat. Sebaliknya, gerak pada benda dengan kecepatan yang semakin kecil dinamakan GLBB diperlambat.
Contoh lain dari gerak GLBB adalah sebagai berikut:
  1. GLBB dipercepat: gerak mobil yang melalui lintasan menurun dan gerak jatuhnya buah kelapa dari pohon ke tanah.
  2. GLBB diperlambat: gerak mobil melalui lintasan menanjak dan benda yang dilemparkan ke atas







Gerak Hewan Di Udara

Kali ini kita akan membahas tentang Gerak Hewan di Udara. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Gerak Hewan di Udara

 Gerak pada hewan dibagi 3 yaitu :

  1. Gerak Hewan di darat
  2. Gerak Hewan di air
  3. Gerak Hewan di udara
  Kita sudah mempelajari tentang Gerak Hewan di Darat dan Gerak Hewan di Air

Beberapa jenis hewan misalnya burung, dapat terbang di udara dengan cara yang unik. Tubuh hewan hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat yaitu menggunakan sayap. Burung tebang dengan cara mengepakkan sayap. Burung mengepakkan sayapnya dari atas ke bawah untuk menimbulkan gerakan mengangkat dan mendorong tubuhnya di udara. Prinsip cara terbang burung tersebut diterapkan pada pesawat terbang, khususnya pada pesawat terbang bersayap bentuk airfoil



Sayap burung memiliki susunan kerangka ringan, tulang dada kuat dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoilmembuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehinggan burung akan terangkat ke atas.

Lihat gambar disamping itu adalah alat alat pernapasan burung. Pelajari lebih lanjut dibawah ini :
Lubang hidung 
Lubang hidung dibagi 2 yaitu lubang hidung luar dan dalam. Lubang hidung luar terdapat di pangkal paruh sebelah atas dan berjumlah sepasang. Sedangkan lubang hidung dalam berada di langit-langit rongga mulut.
   Trakea
Trakea tersusun atas tulang rawan yang berbentuk lingkaran. Trakea ini bercabang menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus ini kemudian akan menghubungkan siring dan paru-paru. Siring mempunyai selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi jika ada udara yang lewat.
   Paru-paru
Paru-paru berada sepasang dan menempel di dinding dada bagian dalam. Paru-paru di burung dibungkus dengan selaput paru-paru (pleura) dan berhubungan dengan kantong udara. Paru-paru burung tidak memiliki alveoli dan sebagai gantinya adalah pembuluh udara yang disebut parabronki. Saluran udara di parabronki bercabang-cabang  berupa pembuluh kapiler udara yang letaknya berdampingan dengan kapiler darah.
   Kantung udara
Pada burung terdapat kantong udara. kantong udara pada burung berjumlah 9, antara lain:
1.       1 buah kantong udara di antara tulang selangka2 buah kantong udara di leher
2.     2 buah kantong udara di leher
3.      2 buah kantong udara di perut
4.     2 buah kantong udara di dada belakang
5.     2 buah kantong udara di dada depan2 buah kantong udara di perut
Fungsi  kantong udara antara lain:
1.       Untuk bernapas saat terbang;
2.     Membantu memperkeras suara karena dapat memperbesar ruang siring;
3.      Mencegah kedinginan dengan menyelubungi alat-alat dalam dengan rongga udara;
4.     Mengurangi panas badan agar tidak banyak yang hilang;
5.     Pada saat berenang, dapat memperbesar dan memperkecil berat jenis tubuhnya.
Jika masih belum ngerti atau yang di cari belum dapat silahkan cari disini :
Gerak Hewan di Darat, Air, dan Udara

http://ipa-gampang.blogspot.co.id/2014/08/gerak-hewan-di-udara.html


periskop

Pengertian Periskop by   M Rizky H   on   November 11, 2012   in   pengetahuan   Periskop adalah alat optik yang berfungsi untuk m...